Home » » Maraknya Tato Ataturk Di Turki Menolak Negara Islam

Maraknya Tato Ataturk Di Turki Menolak Negara Islam

Written By Ariel Noah on Sabtu, 23 Juni 2012 | 09.33

TATO tanda tangan Mustafa Kemal Ataturk, Bapak Sekuler Turki yang membabat Islam di masa lalu, dalam dua tahun belakangan ini populer di kalangan kaum muda Turki. Ada apa?

“Tato ini semakin populer setiap hari, terutama di kalangan kaum muda,” kata Murat Arti, seorang seniman tato dan pemilik kios Tattoo Murat di distrik Sisli Istanbul.

“Mereka (kaum muda Turki yang sekular, Red) pikir pemerintah sedang mencoba untuk membuat mereka lupa akan Ataturk. Pemerintah bahkan mencoba untuk mengubah konstitusi sekarang.”

Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), partai yang berkuasa di Turki saat ini memiliki akar dalam Islam politik, dan telah memperburuk kekhawatiran di kalangan oposisi anggota partai sekuler yang memiliki rencana jangka panjang untuk mengubah negara ini dari sekuler menjadi negara republik Islam.

Frekuensi pembuatan tato tanda tangan “K. Ataturk” meningkat sebagai reaksi terhadap referendum konstitusi di Turki.

AKP mengusulkan referendum agar amandemen konstitusi berlangsung. Dengan demikian, ini membuat oposisi lebih waspada bahwa jika referendum memilih “ya” akan memberikan AKP kekuasaan terlalu besar atas Mahkamah Konstitusi, dewan tertinggi jaksa penuntut umum, hakim, dan selanjutnya konsolidasi partai kekuasaan.

Maraknya tato ini jelas merupakan sebuah usaha sekular yang ingin Turki tetap sekular.

sumber
Share this article :

Ditulis Oleh Berita Terbaru Dalam Kategori : BERITA

Artikel Maraknya Tato Ataturk Di Turki Menolak Negara Islam ini diposting oleh Berita Terbaru Online pada 09.33. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

0 komentar:

mas template
 
Support : Berita Informasi Terbaru | Berita Terbaru | Zhaly Sasak
Copyright © 2013. Berita Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger